Penguji Dampak Charpy

Penguji Dampak Charpy

Penguji/Mesin Penguji Dampak Charpy

(Energi tumbukan: 300J, 450J, 600J, 750J)

 

Ini adalah metode pengujian standar untuk menentukan ketangguhan material di bawah beban impak, banyak digunakan dalam evaluasi kinerja material seperti logam dan plastik. Standar intinya meliputi ISO 148-1 (standar internasional), ASTM E23 (standar Amerika), dan GB/T 229 (standar Cina). Berikut ini adalah poin-poin penting:

Prinsip Tes: Pendulum berdampak pada spesimen standar berlekuk, mengukur energi yang diserap pada saat patah (Nilai KV atau KU), biasanya dalam Joule (J).

Persyaratan Spesimen:

Dimensi standar: 55 × 10 × 10 mm (panjang × lebar × tebal), dengan lekukan berbentuk V atau U di tengahnya.

Akurasi takik: Sudut takik berbentuk V 45° ± 2°, kedalaman 2 mm ± 0.1 mm; Jari-jari takik berbentuk U 1 mm ± 0.07 mm.

Kondisi Tes:

Kecepatan tumbukan: Khas 5-5.5 MS (MISALNYA., 5.2 m/s seperti yang ditentukan dalam ISO 148-1). Kontrol Suhu: Pengujian suhu rendah dimungkinkan (MISALNYA., -196℃ hingga suhu kamar), memerlukan pendinginan nitrogen cair.

Interpretasi Hasil:

Nilai energi serap yang lebih tinggi menunjukkan ketangguhan material yang lebih baik.

Analisis morfologi patahan (MISALNYA., berserat/kristal) dapat membantu menilai kecenderungan kerapuhan.

Skenario Aplikasi:

Bahan logam: Mengevaluasi sambungan las dan efek dari proses perlakuan panas.

Plastik Rekayasa: Membandingkan ketahanan dampak dari formulasi yang berbeda.

Tindakan pencegahan:

Takik spesimen harus diproses secara ketat sesuai standar; jika tidak, datanya akan menjadi tidak valid.

Mesin pengujian memerlukan kalibrasi rutin (MISALNYA., kesalahan energi pendulum ≤ ±1%). Saat ini kami memiliki stok mesin uji dampak berlekuk, dikendalikan komputer, dengan akurasi kecepatan tumbukan sebesar 5.2 MS, sesuai dengan standar ISO/ASTM. Hubungi kami untuk solusi terbaik.

Uji Dampak CharpyUji Dampak Charpy

Uji Dampak Charpy

 

Bagikan postingan ini